KARTU UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI | DHEA ::.

KARTU UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI

The following search terms
Kartu ucapan selamat idul fitri | Pengertian idul fitri | Persiapan idul fitri | Memahami idul fitri | Zakat idul fitri.
Google
 

Komentar Anda:
Dhea.webng.com  login to my friendster
           
PENDAFTARAN FORUM HOME        
  KARTU UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI
  Pendahuluan
Saat ini Rasanya belum juga kunjung sirna rasa kehilangan kita atas pulangnya Yasser Arafat, seorang pejuang tangguh dari Palestina. Hanya selang sehari saja, setelah kemarin mata seluruh dunia memandang Kairo untuk memberikan sebuah penghormatan terakhir kepada sang Presiden tanpa negara yang seluruh hidupnya dibaktikan bagi kemerdekaan bangsanya, dan tepat hari ini kita menyambut hari 'Idul Fitri'.dan Betapa kontrasnya, antara kemarin dan hari ini bukan?.baru saja Kemarin Kairo menangis,dan kini negeri tua juga, yang oleh tokoh Ibnu Khaldun dujuluki Umm al-Dunya (Ibunda Dunia) itu, bersama anak-anaknya sedang berdendang gembira. Kemarin juga jutaan mata menyaksikan dari layar TV peristiwa yang sangat mengharukan. pada Ketika upacara penghormatan dan jenazah Arafat diberangkatkan (sedih) ,tokoh Suha Arafat dan Zahwa, putrinya yang baru berumur 9 tahun itu, tidak berhenti menangis (kehilangan) . "La tabki, Ya Zahwa!". "Jangan kamu menangis, Zahwa!" Kata seorang repoter TV menghibur putri sang patriot itu, "Ayahmu tidak pernah menangis sahwa. Dia seorang Patriot yang kuat dan sabar Ujarnya. Saat ini juga semua anak-anak Arab sama-sama merasakan bangga dan penuh harga diri sepertimu (hemmmm) ". Dan hari ini hari Lebaran tiba, anak-anak Mesir menyanyi: Ahlan, ahlan bi al-'id. Farhan, farhan bi al-id (Selamat datang, selamat datang Hari Raya. Bergembiralah ujarnya lagi , bergembiralah pada hari raya ini ). Memang, di Mesir 'Idul Fitri tidak disambut semeriah di Indonesia saat ini . Karena itu, Idul Fitri sering disebut 'Id el-Shogayar atau juga Hari Raya Kecil (el-Sogayar dialek Mesir, artinya "as-Saghir"), sedangkan 'Idul Adha disebut "Idul Kabir (Hari Raya Besar), karena dirayakan jauh lebih meriah lagi. Meskipun demikian Idul Fitri di Mesir tetap menjadi perayaan yang kegembiraan cukup menarik disimak oleh semua kalangan muslimin. Seperti juga terjadi di negeri kita ini, anak-anak kecil bermain-main dan meluapkan rasa kegembiraan dengan baju-baju baru mereka (menarik). Tetapi juga yang lebih penting dicatat di sini, sebagaimana arti Ramadhan yang masih melestarikan ungkapan-ungkapan bahasa Koptik maka mengakhiri dari puasa itu sendiri dan menyambut Idul Fitri pun masih sarat dengan inkulturasi budaya pra-Islamnya. Musalnya, baik keluarga Kristen Koptik maupun keluarga Muslim Hemmm :-), sama-sama mengakhiri puasa mereka dengan biskuit yang manis yang khusus yang disebut dengan kahk !!!!. Perlu diketahui juga, kalau umat Islam puasa Ramadhan selama 30 hari sebelum dari Idhul Fitri, umat Kristen Koptik perpuasa 45 hari sebelum jatuhnya 'Idul Milad' (Hari Raya Ulang Tahun atau Hari Raya Natal ) yahhh pada tanggal 7 Kanun ats-Tsani / Januari. Menariknya lagi , perayaan keagamaan di Kairo Mesir, selalu menjadi perayaan kebersamaan tanpa dibatasi dengan sekat-sekat perbedaan agamanya . Pada bulan Ramadhan juga tidak sulit dijumpai, umat Kristen Koptik juga turut menyambutnya bersama-sama dengan saudara-saudara Muslim mereka . Pemandangan seperti ini sungguh menarik, misalnya saya lihat pertengahan bulan Ramadhan tahun ini di sebuah Gereja Koptik di Subra Kheima , pimpinan Abuna Marqus, sebagai penyelenggara (menarik). Begitu juga dalam perayaan Idul Fitri sebagian tokoh-tokoh Islam dan Kristen beserta umat kedua agama berbaur menjadi satu kesatuan menjalin persaudaraan. Saya menyaksikan di acara TeleVisi, seorang tokoh Islam yang di dampingi oleh seorang tokoh Kristen mengucapkan ": 'Idul Fitri sa'idah, kullu 'am wa antum bi khair' yang artinya (Selamat Hari Raya Idul Fitri. Sepanjang tahun kiranya kebaikan ada pada anda semua).Juga Tidak hanya itu, ulama tersebut mengucapkan doa kebaikan bagi semua orang yang ada, bahkan secara eksplisit ia mengatakan : 'lil Muslimin thayibbin, lil Masihiyin kharin, wa li kulli Mishr salaamin' (Kebaikan untuk Umat Islam, kebaikan bagi Umat Kristen, dan perdamaian untuk seluuruh Mesir) menarik bukan?. Apa yang ingin saya tekankan dalam sepenggal pengalaman religius yang menarik di atas??? Pertama, Memang setiap agama mempunyai perbedaan teologis, dan karena itu setiap agama mempunyai batas-batas ortodoksi yang tidak bisa dicampurkan satu dengan yang lain. tetapi menegakkan ortodoksi saja tidak cukup, sebab setiap agama juga mengemban misi kemanusiaan yang universal. Apakah itu Rahmatan lil alamin dalam Islam, atau be arets shalom (damai di bumi) dalam Kristen. Nah, misi ini tentunya harus dilaksanakan di tengah-tengah dunia yang majemuk, termasuk keberagaman dalam agama dan keyakinan. Agama yang kehilangan dimensi ortopraksi, akan tinggal sebagai "agama balik kubur" dengan serangkaian dalil-dalil dan konsep-konsep keimanan yang kering-kerontang, bahkan tak jarang menyeramkan, ketika ortodoksi mengemuka dan memaksakan 'Claim of Truth"-nya begitu kekuasaan politik ada dalam genggaman tangannya. Hubungan Islam-Kristen di Mesir sejak dahulu hingga sekarang, sangat jauh dari gambaran seperti itu. Sosok Prof. Dr. Muhammad Tanthawi, Syeikh al-Azhar yang teduh dan himbauannya yang selalu menyejukkan, dan Baba Shanouda III, Patriakh Gereja Koptik yang sangat kharismatik itu, berperan besar dalam mempertahankan ikatan tradisional yang kuat antara kedua umat. Agama yang mengemban tugas berat menyeimbangkan aspek vertikal (hablun minallah) dan aspek horisontalnya (hablun minannas), demi terwujudnya keadilan dan perdamaian di bumi ini. Karena itu, menyambut perayaan-perayaan keagamaan, tidak hanya berhenti sampai pada mengulang-ulang doa-doa secara rtualistik. Dalam 'Idul Fitri' terkandung pesan pembebasan, kemerdekaan dan perdamaian. Di sini kita temukan hikmah Idul Fitri di tengah-tengah kepedulian kita akan nasib sesama kita yang masih terjajah. Dan di tengah-tengah kepedulian kita akan nasib sesama kita yang masih terjajah. Dan di tengah-tengah perjuangan yang belum selesai itu, rakyat Palestina harus kehilangan Arafat. "Tidak dipungkiri, nama Arafat telah bersemayam di hati semua umat" kata Baba Shenouda III dalam kotbahnya di Katedral "Mar Marqus", Abbasiya, Cairo, "Salah satu sisi yang harus dikenang umat Kristen dan Islam bersama-sama, Arafat telah berjuang denga sekuat tenaga untuk membebaskan Palestina dari cengkeraman Zionist Israel". Pemimpin tertinggi Kristen Koptik ini, setiap kotbah Natalnya di gereja yang sama, selalu menyebut dan mendoakan Arafat, khususnya ketika 3 tahun terakhir ini, pemerintah Sharon menyekapnya di Murataa, dan melarangnya untuk menghadiri misa Malam Matal di Kanisah al-Mahd (Gereja Kelahiran Kristus) di Betlehem. Kepedulian kedua tokoh agama di Mesir ini, membuktikan betapa keperluan untuk "mengejawantahkan pesan-pesan agama" dalam dataran nyata adalah urgen sekali.

Akhirnya selamat Idul Fitri. Mohon Maaf Lahir dan Batin!:

Alhamdulillah puji syukur,!!!!!
Ketahuilah wahai saudaraku muslim
-semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepadamu sesungguhnya kebahagiaan yang ada pada hari-hari raya kadang-kadang membuat manusia lupa atau sengaja melupakan perkara
-perkara agama mereka
dan hukum-hukum yang ada dalam Islam. Sehingga engkau melihat mereka banyak berbuat kemaksiatan dan kemungkaran-kemungkaran dalam keadaan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya !! Diantaranya adalah mengkhususkan ziarah kubur menjelang bulan ramadhan dan di hari raya Idul Fitri, termasuk juga di dalamnya membaca Al-Qur'an diatas kubur, adalah perbuatan bid'ah. Wallahu 'alam

Untuk lebih jelasnya saya salinkan secara ringkas dari situs almanhaj.or.id KEMUNGKARAN-KEMUNGKARAN YANG BISA TERJADI PADA HARI RAYA

Ketahuilah wahai saudaraku muslim
-semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepadamu
-sesungguhnya kebahagiaan yang ada pada hari-hari raya kadang-kadang membuat manusia lupa atau sengaja melupakan perkara-perkara agama mereka dan hukum-hukum yang ada dalam Islam.
Sehingga engkau melihat mereka banyak berbuat kemaksiatan dan kemungkaran-kemungkaran dalam keadaan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya !! Semua inilah yang mendorongku untuk menambahkan pembahasan yang bermanfaat ini dalam tulisanku, agar menjadi peringatan bagi kaum muslimin dari perkara yang mereka lupakan dan mengingatkan mereka atas apa yang mereka telah lalai darinya. Di antara kemungkaran itu adalah. Keenam : Mengkhususkan Ziarah Kubur Pada Hari Raya : Membagi-bagikan manisan dan makanan di pekuburan, duduk di atas kuburan, bercampur baur antara pria dan wanita, bergurau dan meratapi orang-orang yang telah meninggal, dan kemungkaran-kemungkaran lainnya.[Lihat perincian yang lain tentang bid'ah yang dilakukan di kuburan dalam kitab "Ahkamul Janaiz" 258-267 oleh Syaikh kami Al-Albani Rahimahullah] Ketujuh :
Boros Dalam Membelanjakan Harta Yang Tidak Ada Manfaatnya Dan Tidak Ada Kebaikan Padanya. Allah berfirman. "Artinya :
Janganlah kalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan" [Al-An'am : 141] "Artinya :
Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat boros itu adalah saudaranya syaitan" [Al-Isra : 26-27] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. "Artinya :
Tidak akan berpindah kedua kaki anak Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang ...
dan hartanya dari mana ia perolah dan ke mana ia infakkan" [8] Kedelapan : Kebanyakan Manusia Meninggalkan Shalat Berjama'ah Di Masjid Tanpa Alasan Syar'i Atau Mengerjakan Shalat Ied Tetapi Tidak Shalat Lima Waktu. Demi Allah, Sesungguhnya Ini Adalah Salah Satu Bencana Yang Amat Besar.
Kesembilan : Berdatangannya Sebagian Besar Orang-Orang Awam Ke Kuburan Setelah Fajar Hari Raya ; Mereka meninggalkan shalat Ied, dirancukan dengan bid'ah mengkhususkan ziarah kubur pada hari raya.
[Al-Madkhal 1/286 oleh Ibnu Hajj, Al-Ibda hal.135 oleh Ali Mahfudh dan Sunnanul Iedain hal.39 oleh Al-Syauqani] Sebagian mereka meletakkan pada kuburan itu pelepah kurma dan ranting-ranting pohon !! Semua ini tidak ada asalnya dalam sunnah. Adapun membaca Al-Qur'an di atas kuburan merupakan perbuatan bid'ah yang tidak berdasar sama sekali baik dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam maupun para sahabatnya. . MEMBACA AL-QUR'AN DI ATAS KUBURAN ORANG YANG TELAH MENINGGAL

SMS UCAPAN IDUL FITRI
--Mengucapkan "SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1427 H" Mohon ma'af lahir dan bathin untuk segala kesalahan dan kekhilafan. Mohon dimaafkan apabila ada tulisan2 saya yang tidak berkenan. Wassalamualaikum wr wb ..... Bambang Soetedjo

--Dear Kawan – Kawan Netters , Dalam menyambut datangnya Idul Fitri 1 Syawal 1427 Hijriyah Izinkan saya Mohon Maaf Lahir dan Batin atas segala perbuatan , ucapan baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Salam , Kebersamaan Yusuf Senopati Riyanto

--As 'Id al-Fitr comes round again, at the close of the month of Ramadan, I wish to offer to all of you, in whatever part of the world you may be, my very best wishes for a Happy Feast.

--It has become a tradition for the Pontifical Council for Interreligious Dialogue to send a message to our Muslim brothers and sisters on the occasion of the end of Ramadan. The message has usually been signed by the president of the Pontifical Council. In 1991, on account of the first Gulf War, the good-will message was signed by His Holiness Pope John Paul II. He wrote about the need for "a sincere, profound and constant dialogue between believing Catholics and believing Muslims, from which there can arise a strengthened mutual knowledge and trust". These words are surely still relevant today.

Kartu ucapan selamat idul fitri
Kartu ucapan selamat idul adha
Kartu ucapan selamat natal
Kartu ucapan selamat tahun baru
Kartu ucapan selamat waisak
Kartu ucapan selamat Valentine



Copy Paste code download games ini ke blog / site anda


Hiburan

Tips dan Trik

Tentang Design

Pernik



 By : Dhea Delvi 29/09/2007